Aku, rindu dan awan

Aku menikmati rindu
Celah kosong yang bergumul malu
Diujung perih jantungku

Aku menatapi awan
Beriringan di angkasa
Bertanya apakah kau melihat hal yang sama

Aku mengutuki bunga
Yang mengingatkanku akan kamu
Dan mawar putih di tanganmu
Membangunkan riak kupu dalam kosongku

Aku memeluki hampa
Saat kamu dan masa
Seolah lebur di dalamnya

Aku merindumu
Hanya kau tak perlu tahu
Aku mengingatmu
Dalam kesendirianku
Aku membencimu
Dalam setiap hela nafasku

 

Yogyakarta.
Saat secercah mentari masuk dari jendela putih.
13 Maret 2016

 

Advertisements